Yusuf Blog News :

Latest Post

Showing posts with label Tanaman Obat. Show all posts
Showing posts with label Tanaman Obat. Show all posts

Cuaca Ekstrim, Harga Lada Perkasa

Written By INSPIRASI on Wednesday, July 6, 2011 | 9:05 AM

Harga lada di sejumlah daerah di Indonesia masih menunjukkan keperkasaaannya. Demikian terungkap dalam rilis “Analisis Perkembangan Harga”, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti)Rabu (6/7/2011).
Disebutkan, kenaikan harga Lada terjadi akibat pengaruh cuaca di Kabupaten Lampung Barat.

Dampak cuaca ekstrim yang terjadi membuat tanaman Lada petani mengalami penurunan panen hingga 60 persen. Harga Lada kering di Kabupaten Lampung Barat mencapai Rp 29.000 perkilogram di bandingkan beberapa pekan lalu mencapai Rp 24.000 perkilogram.
Data menunjukkan, luas lahan tanaman Lada di Kabupaten Lampung Barat mencapai 11.796.7 Hektar, dengan hasil Lada mencapai 3.723 ton lebih pertahun.

Bapppebti menyebutkan permintaan Lada kering semakin meningkat bila mendekati Bulan Ramadhan, kenaikan tersebut telah dipersiapkan oleh agen dengan menyimpang stok Lada kering di gudang.
Pasokan Lada dari Lampung Barat didistribusikan ke sejumlah daerah dia ntaranya, Bandarlampung, Jakarta, dan sebagian di Pulau Jawa, dengan rata rata pengiriman mencapai limaton per hari.

Sementara itu, pada penutupan perdagangan di NCDEX (National Commodity and Derivatives Exchange) harga Lada berjangka mengalami penurunan. Harga Lada berjangka untuk penyerahan Juli 2011 ditutup pada level harga INR27.142 per ton dari harga sebelumnya INR27.241 per ton.

Penurunan harga Lada dunia dipengaruhi akan bertambahnya pasokan Lada asal Brasil. Selama Januari-Mei 2011, ekspor Lada dari India 8.700 ton senilai USD 2160000000meningkat dari tahun lalu sebesar 6.920 mt senilai USD 1,14 miliar pada periode yang sama tahun lalu, yang menunjukkan peningkatan 26% dalam volume dan 90% dalam nilai.


======================================
Terima kasih untuk berkenan membaca isi blog ini, semoga dapat memberikan manfaat yang berarti bagi perkembangan dunia pendidikan kita. Atas segala kekurangannya saya menyampaikan permohonan maaf dan berkenan kiranya untuk meninggalkan komentar atas isi artikel ini. Salam Hormat untuk semuanya

Belimbing Wuluh

Written By INSPIRASI on Thursday, June 9, 2011 | 5:35 PM

Meskipun rasanya masam, belimbing wuluh ampuh mengatasi berbagai penyakit ringan dan penyakit degenerative serta bisa digunakan sebagai obat luar.
Kebanyak orang mengenal belimbing wuluh hanya sebagai tanaman pekarangan. Padahal, tanaman tropis ini juga dapat digunakan untuk mengobati beragam penyakit
Melihat sosoknya tanaman ini kurang menarik. Namun dibalik sosoknya yang kurang menonjol, belimbing wuluh merupakan tanaman yang berkhasiat untuk mengatasi batuk, rematik, hingga tekanan darah tinggi. Selama ini orang mengambil manfaat belimbing wuluh hanya sebagai sirup, manisan, atau bumbu masak. Padahal secara tradisional tanaman ini banyak dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai penyakit seperti batuk, diabetes, rematik, gondongan, sariawan, sakit gigi, gusi berdarah, sampai tekanan darah tinggi.
Bagian yang biasa digunakan adalah buah, batang, daun, dan bunganya. Keempat bagian tersebut banyak mengandung senyawa yang berkasiat. Diantaranya adalah saponin, tannin, glukosida, hingga kalsium. Salah satu yang paling dikenal orang belimbing wuluh sebagai obat sariawan. Konon rasanya yang masam mengandung vitamin C yang tinggi, caranya dengan mengunyah atau ditempelkan pada bagian yang sariawan.
Khasiat lain adalah sebagai obat asma atau sesak nafas. Cukup dengan merebus bunga belimbing wuluh dengan air dan gula batu. Lalu diminum sehari 2 – 3 kali setiap hari, sampai asma dan alerginya sembuh. Belimbing wuluh juga mampu mengobati batuk kering, kandungan kaliumnya mampu melancarkan dahak dan menurunkan panas..
Anda mengidap gangguan tekanan darah tinggi..? atasi juga dengan belimbing wuluh, rebus 3 buah belimbing wuluh yang diiris dengan 3 gelas air sampai tinggal setengahnya. Kemudian saring dan minum dipagi hari.
sumber ; duniatanaman.com

-------------------------------------------

Terima kasih untuk berkenan membaca isi blog ini, semoga dapat memberikan manfaat yang berarti bagi perkembangan dunia pendidikan kita. Atas segala kekurangannya saya menyampaikan permohonan maaf dan berkenan kiranya untuk meninggalkan komentar atas isi artikel ini. Salam Hormat untuk semuanya

PELUANG BISNIS PERBENIHAN TANAMAN RIMPANG

Written By INSPIRASI on Friday, June 3, 2011 | 12:28 AM

prospek yang sangat cerah untuk masa depan
Pengembangan tanaman rimpang sebagai tanaman obat tradisional  di Indonesia masih mempunyai prospek yang sangat cerah untuk masa depan,  permintaan  pasar domestik maupun pasar ekspor senilai 4 trilyun dengan total US $ 30 – 40 juta pada tahun 2005 (Kimia Farma, 2005). Oleh karenanya perlu ditangani lebih terarah untuk dapat menghasilkan produksi dan mutu hasil yang tinggi serta berkesinambungan.  Untuk maksud tersebut usaha taninyapun haruslah menggunakan teknologi maju dan dikelola secara profesional, efektif sejalan dengan kaidah budidaya yang baik dan benar/good agriculture practicies (GAP).
Kunci utama keberhasilan dalam upaya peningkatan mutu produk berdasarkan kaidah good agriculture practices (GAP) pada tanaman rimpang terletak pada kebenaran benihnya, baik jenis, varietas maupun mutunya, oleh karena itu perlu adanya penanganan pengadaan benih yang bertanggung jawab.  Sampai saat ini benih rimpang yang digunakan oleh para petani, masih menggunakan benih yang berulang-ulang dari hasil panen musim tanam sebelumnya atau membeli di pasar bahkan dari petani sebagai pengumpul dan penjual yang  tidak jelas asal usul dan mutunya.
Ketidaktahuan atau kekurangtahuan konsumen akan benih bermutu sering dimanfaatkan oleh para produsen/penyalur/pedagang benih untuk mengedarkan benih yang belum tentu kebenarannya, sementara itu ketersediaan benih khususnya benih tanaman rimpang masih sangat terbatas di pasaran sedangkan kebutuhan benih sangat tinggi. Hal ini disebabkan karena sistem pengembangan perbenihan tanaman rimpang masih terbatas tidak seperti komoditas hortikultura lainnya.  Sertifikasi benih pada beberapa jenis tanaman rimpang masih belum banyak, pelepasan varietas masih terus dikaji oleh lembaga-lembaga penelitian.  Benih yang berasal atau di produksi oleh pemulia tanaman dari lembaga penelitian, seperti Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Aromatik (Balitro) terus ditingkatkan agar ketersediaan benih sampai pada benih sebar dapat terpenuhi.
Peluang bisnis yang menjanjikan bagi para petani penangkar  benih masih terbuka lebar, prospek penangkaran benih rimpang ini cukup baik, untuk menyediakan benih bermutu guna memenuhi kebutuhan, jika dilihat dari sentra pengembangan produksi tanaman rimpang di Propinsi Jabar, Jateng, DIY, Jatim, Sumut, Kalsel, Kalbar dan Bengkulu, perkiraan kebutuhan benih biofarmaka komoditas rimpang sekitar 32.563 ton (Direktorat Perbenihan Saprodi. Dirjen. Hortikultura, 2009).
Sosialisasi pada petani yang mengusahakan budidaya rimpang tentang penggunaan benih perlu terus dilakukan agar dapat memenuhi standar mutu produk  untuk kebutuhan domistik maupun ekspor.
Beberapa masalah yang dihadapi dalam penyediaan benih bermutu tanaman rimpang, diantaranya adalah :
a.       Penyediaan benih sumber. Benih yang dihasilkan oleh Balai penelitian belum memenuhi kebutuhan, baik dalam jumlah, jenis, waktu dan kontinuitas penyediaannya;
b.      Tingkat produktivitas tanaman obat masih rendah, dikarenakan petani hanya mengusahakan tanaman obat sebagai usaha sampingan  sehingga  penanganannya kurang intensif dan benih yang digunakan berasal dari yang tidak tahu asalnya;
c.       Dari segi pemasaran belum ada jaminan pasar, arus penyaluran benih belum berjalan dengan baik, di lain pihak petani masih menggunakan  benih dari rimpang untuk konsumsi;
d.      Belum ada unit pengelola benih tanaman obat yang memproses dan mendistribusikan benih bermutu kepada petani;
e.       Balai Benih hortikultura belum mampu memproduksi dan memasarkan benih bermutu tanaman rimpang, dikarenakan terbatasnya dana, tenaga terampil maupun fasilitas/bahan yang diperlukan dalam proses produksi benih bermutu.
f.       Sebagian besar petani belum terbiasa menggunakan benih bermutu  dikarenakan belum diketahui tempat penjualannya.
g.      Jumlah penangkar/pedagang benih bermutu masih sangat terbatas.
Dari beberapa permasalahan tesebut diatas, maka perlu dicarikan pemecahan masalahnya, karena penyediaan benih merupakan faktor penting dalam keberhasilan pengembangan usaha agribisnis tanaman rimpang.
Sampai dengan saat ini penyediaan maupun penyaluran benih tanaman rimpang pada komoditi jahe, kencur, kunyit, temulawak dan lengkuas oleh pemerintah masih sangat terbatas. Penyediaan benih oleh petani pada komoditi  tersebut umumnya berasal dari pertanaman yang ada di lapangan. Oleh karena itu penyediaan benih bermutu tanaman rimpang merupakan suatu peluang bisnis yang sangat menjanjikan.





Terima kasih untuk berkenan membaca isi blog ini, semoga dapat memberikan manfaat yang berarti bagi perkembangan dunia pendidikan kita. Atas segala kekurangannya saya menyampaikan permohonan maaf dan berkenan kiranya untuk meninggalkan komentar atas isi artikel ini. Salam Hormat untuk semuanya

TURI

Written By INSPIRASI on Saturday, May 7, 2011 | 6:37 PM

KLASIFIKASI : Turi disebut  Sesbania grandiflora (L) Pers.atau  Agati grandifloraDesv.  termasuk ke dalam famili tumbuhan Papiliaonaceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah  toroy, tuwi, kalala, suri atau turing.

SIFAT KIMIAWI : Tumbuhan ini kaya dengan berbagai kandungan kimia yang sudah diketahui, a. l. :
Kulit batang : Tanin,egatin, zantoagetin, basorin, resin, calsium oksalat, sulfur, peroksidase, zat warna.
Daun : saponin, tanin, glikoside, peroksidase, vit A dan B.
- Bunga : kalsium, zat besi, gula, vit A dan B.

EFEK FARMAKOLOGIS :  Dalam farmakologi Cina disebutkan bahwa tumbuhan ini memiliki sifat :
Bunga :  Pelembut kulit, pencahar, penyejuk.  
Kulit batang  : mengurangi rasa sakit (analgetik), penurun panas (anti piretik),pencahar, pengelat  (astringen), perangsang muntah,  tonik.
Daun : Mencairkan gumpalan darah, menghilangkan sakit, pencahar ringan, peluruh kencing (diuretik)

PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANNYA
Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman secara turun-temurun dari berbagai negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut :
1.  Sariawan. 
(a)  Kulit batang secukupnya diremas-remas dalam air, untuk kumur, 3 kali sehari.
(b)  Kulit batang sebesar ibu jari direbus, minum. Lakukan beberapa kali.
2.  Sakit tenggorok. Daun diremas-remas di air matang, untuk kumur tenggorok.
3.  Radang tenggorok. Segenggam daun turi merah direbus dengan air bersih secukupnya. Setelah dingin disaring, airnya dipakai untuk kumur-  kumur. Lakukan 4 kalisehari.
4. Disentri, berak darah. Kulitbatang  sebesar ibu jari dari pohon turiyang bunganya merah,  direbus  dengan 2 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum, 2 kali sehari.
5.  Kuku jari bengkak akibat tersandung atau terpukul. Daun secukupnya dicuci bersih lalu ditumbuk  halus.  Taruh diatas kuku yang sakit dan kulit sekitarnya, lalu dibalut. Ganti 2 - 3 kali sehari. Bekuan darah dibawah kuku akan hilang dan sakitnya akan berkurang.
6.  Keputihan.  Segenggam daun turi putih dan kunyit sebesaribu jari dicuci bersih lalu digiling halus. Tambahkan ¾ cangkir air minum, peras, saring, minum. Lakukan 3 kali sehari.
7.  Batuk. Daun turi merah dan inggu, masing-masing 1 genggam dicuci lalu ditumbuk halus, tambahkan  air perasan sebuah jeruk pecel. Aduk   merata, peras, saring, minum.
8.  Batuk berdahak. Akar turi sebesar jari telunjuk dicuci bersih lalu digiling halus, tambahkan ½ cangkir air masak dan 1 sendok madu.  Aduk sampai merata, peras dan saring lalu diminum. 
9.  Penambah ASI. 
(1) Daun turi yang masih muda dikukus, dimakan sebagai lalab matang.  
(2) Bunga dari turi putih dimasak, makan.
10.  Pegal linu. Akar pohon turi berbunga merah secukupnya digiling halus, tambahkan sedikit air sampai menjadi adonan seprti bubur. Gosokkan ke bagian badan yang sakit.
11.  Cacarair, demam dengan erupsi kulit. Kulit batang sebesar ibu jari direbus, disaring, minum.
12.  Hidung berlendir, sakit kepala. Segenggam daun dan bunga digiling halus, tambahkan setengah cangkir air masak. Aduk merata lalu diperas dan disaring, minum.
13.  Demam nifas. Daun turi 1/3 genggam dicuci bersih lalu digiling sampai halus. Tambahkan ¾ cangkir  air minum dan sedikit garam.  Peras, saring lalu minum.

Kumis Kucing

KLASIFIKASI : Kumis kucing disebut Orthosiphon aristatus (B1) Miq., atauOrthosiphon longiflorumatau Orthosiphon stamineusBenthTerma­suk ke dalam famili tumbuhan Labiatae atau Lamiaceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah remujung, sesalaseyan dan soengot koceng.

SIFAT KIMIAWI Tumbuhan ini kaya dengan berbagai kandungan kimia yang sudah diketahui, a. l :
Orthosiphon glikosida, zat samak, minyak atsiri, minyak lemak, saponin, sapofonin, garam kalium (0,6-3,5%), myoinositol, rasa agak asin, agak pahit dan sepet.

EFEK FARMAKOLOGIS : Tumbuhan ini bersifat : Anti inflamatory (anti radang), peluruh air seni (diuretic), penghancur batu saluran kecing. Farmakologi Cina menyebut; rasa sedikit pahit dan sifat sejuk.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN : Seluruh tanaman atau daun.
PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANYA
Berdasarkan literatur yang mencatat pengalaman-pengalaman secara turun-temurun dari berbagai negara dan darerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sebagai berikut :
1. Infeksi kandung kemih. Batu dalam kandung kemih - 10 helai daun kumis kucing direbus dengan setengah gelas air dan minum 2 kali sehari.
2. Sakit kencing batu. - 7 helai daun kumis kucing, 7 tanaman meniran, rebus dengan dua gelas air hingga tinggal setengahnya, minum 3 kali sehari.
3. Batu kantung empedu. Segenggam daun kumis kucing, sejempol kunyit, 7 helai daun ungu, dua siung bawang putih, digiling, ditambah sepotong kayumanis. Rebusdalam satu setengah liter air hingga tinggal setengahnya. Minum air rebusan itu dua kali sehari.
4. Encok, asam urat. - 5 helai daun kumis kucing, 4 - 5 tanaman meniran, rebus dengan air bersih hingga tinggal setengah bagian. Minum beberapa kali sehari.
5. Menghilangkan panas dan lembab serta masuk angin. Untuk 1 s/d 5, tanaman kumis kucing sebanyak 30-60 gram (kering) atau 90-120 gram (basah) direbus dan minum, atau daun basah/kering diseduh sebagai teh.
6. Bengkak kandung kemih. Kumis kucing, Planto asiatica (daun urat) dan Hedyotisdiffusa (rumput lidah ular) semuanya direbus, airnya diminum.
7. Infeksi saluran kencing, sering kencing sedikit-sedikit (anyang-anyangen)Kumis kucing, meniran (Phyllanthusurinaria), Commelina communis, masing-masing 30 gram, direbus.
8. Keputihan. Daun kumis kucing dan beluntas masing-masing 1 genggam, jintan hitam 1 sendok teh dan kemukus 10 biji, direbus dan minum 2 kali sehari.

Artikel Islami

More on this category »
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. INSPIRASI - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger